LibreOffice

Dari IgosCenter

Langsung ke: Navigasi, Cari

LibreOffice merupakan sebuah perangkat lunak untuk keperluan umum perkantoran seperti membuat dokumen,spreadsheet,presentasi,dll (merupakan padanan dari Microsoft Office). LibreOffice tersedia pada berbagai platform baik yang open source maupun yang berbayar. Tujuan dari LibreOffice adalah untuk menghasilkan Office Suite yang vendor-independen dengan dukungan tipe file terbuka (ODF : Open Document Format) dan tanpa persyaratan tugas hak cipta. Libre berarti bebas (seperti dalam kebebasan) dalam bahasa Spanyol dan Perancis dan kata Kantor Inggris. Sehingga sesuai dengan namanya, LibreOffice adalah perangkat lunak bebas dimana pengguna bebas untuk mengunduh, memodifikasi, menggunakan, dan mendistribusikan LibreOffice. Untuk informasi dan mengunduh LibreOffice silahkan kunjungi halaman web berikut : http://www.libreoffice.org/

Daftar isi

Persyaratan Sistem

Persyaratan minimum spesifikasi perangkat keras dan perangkat lunak yang disarankan adalah sebagai berikut :

  • Kernel Linux versi 2.6.18 atau lebih;
  • glibc2 versi 2.5 atau lebih;
  • gtk versi 2.10.4 atau lebih;
  • Pentium-compatible PC (Pentium III, Athlon atau lebih terkini);
  • 256Mb RAM (512Mb RAM direkomendasikan);
  • ruang Hard Disk sisa sebesar 1.55Gb;
  • X Server dengan resolusi 1024x768 (atau lebih tinggi), dengan sekurangnya dalam mode 256 warna;
  • Gnome 2.16 or atau lebih, dengan gail 1.8.6 dan paket at-spi 1.7, atau GUI lainnya (seperti KDE,XFCE,dll).

Instalasi

Sebagai aturan umum, sangat dianjurkan untuk menginstal LibreOffice melalui metode instalasi yang direkomendasikan oleh distribusi khusus Linux Anda (seperti Ubuntu Software Center, dalam kasus Ubuntu Linux). Hal ini karena biasanya cara paling sederhana untuk mendapatkan instalasi yang optimal adalah dengan terintegrasi ke dalam sistem Linux yang dipakai.

Cara Instalasi Libre Office melalui mirror repository adalah sebagai berikut :
1. Buka Konsol Terminal, dengan cara mengakses Application > Accesories > Terminal;
2. Tambahkan mirror repository LibreOffice :

user@user:~$ sudo add-apt-repository ppa:libreoffice/ppa

3. Lakukan update dan Instalasi :

user@user:~$ sudo apt-get update && sudo apt-get install libreoffice

4. Lakukan perintah tambahan untuk lebih "mempercantik" tampilan di desktop Gnome : \

user@user:~$ sudo apt-get install libreoffice-gnome

Cara instalasi ini memang mudah dan menyenangkan (kalo internetnya lancar), :)

Cara Kedua adalah dengan melakukan instalasi melalui binary Installer yang dapat di unduh di alamat berikut : http://www.libreoffice.org/download/. Pilihlah paket bernama LibO_3.3.0_Linux_x86_install-deb_en-US.tar.gz. Setelah diunduh lakukan langkah-langkah berikut :
1. Buka Konsol Terminal, dengan cara mengakses Application > Accesories > Terminal;
2. Lakukan dekompresi paket yang diunduh (diasumsikan paket berada pada direktori /home/user/Desktop) :

user@user:~/Desktop$ tar xfvz LibO_3.3.0_Linux_x86_install-deb_en-US.tar.gz.

Jika sukses maka pada Desktop akan terdapat folder LibO_3.3.0rc1_Linux_x86_install-deb_en-US
3. Masuk kedalam folder LibO_3.3.0rc1_Linux_x86_install-deb_en-US :

user@user:~/Desktop$ cd LibO_3.3.0rc1_Linux_x86_install-deb_en-US

4. Masuk kedalam sub direktori DEBS :

user@user:~/Desktop/LibO_3.3.0rc1_Linux_x86_install-deb_en-US$ cd DEBS

5. Lakukan Instalasi Paket .Deb :

user@user:~/Desktop/LibO_3.3.0rc1_Linux_x86_install-deb_en-US/DEBS$ sudo dpkg -i *.deb

6. Tunggu sampai proses instalasi selesai :).

Direktori Program

Jika Proses Instalasi berhasil, LibreOffice akan bertempat di direktori /opt dan akses programnya dapat didapati di direktori : /opt/libreoffice/program.

Untuk Menjalankan program dapat dilakukan dengan melakukan double-click pada icon program dan memilih opsi run .

Tampilan

Sebagai contoh jika Icon soffice dijalankan, maka akan membuka menu utama LibreOffice yang memungkinkan kita untuk mulai menggunakan aplikasi-aplikasi yang disediakan yaitu mengedit Dokumen teks,Spreadsheet,Presentation,Drawing,Database,dan Formula :




Kontributor: Dwiharyanto

(c) Igos Center Bandung, 2009