Dari IgosCenter
MOODLE (Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment) adalah paket perangkat lunak berbasis web untuk kegiatan belajar online. Beberapa istilah keren yang melekat padanya adalah e-Learning, atau LMS (Learning Management System). Dan jangan ragu, sudah banyak institusi di Indonesia yang memakainya Pengguna moodle di Indonesia. Penulis dan rekan-rekan di tempat kerja sendiri telah memakainya sejak 2003 lalu :
Daftar isi |
Lisensi
MOODLE sepenuhnya adalah open source, bisa diunduh, dipakai, maupun dimodifikasi dengan bebas. Meski demikian, jika anda tidak ingin pusing memeliharanya, tersedia dukungan profesional dari http://www.moodle.com, dan tentu saja Igos Center Bandung ;)
Mengunduh
Pergilah ke situs http://download.moodle.org/. Di situ jelas sekali ada ikon Download, mangga di-klik saja. Anda akan dapat file moodle-VERSI.tgz (Di artikel ini pakai moodle-weekly-19.tgz).
Memasang
Persiapan Nama Domain
Pertama, mari siapkan nama domain yang bagus untuk situs moodle ini, agar enak mengakses situs moodle yang akan kita dirikan. Untuk itu kita perlu beberapa persiapan, tergantung apakah moodle ini akan dipakai untuk publik atau sekedar mencoba-coba di komputer sendiri.
Misal kita ingin pakai nama domain belajar.sekolah.sch.id. Kalau sekolah anda sudah punya domain sendiri (sekolah.sch.id), tinggal kontak admin yang mengatur DNS, minta ditambahkan. Kalau belum, waduh ... prosesnya agak panjang. Anda harus mendaftar dulu ke http://www.pandi.or.id/.
Untuk server lokal (mencoba-coba sendiri), mari pakai trik nama domain lokal. Gampang, cukup edit berkas /etc/hosts dan tambahkan baris ini.
# Ini baris asli sebelum ditambah 127.0.0.1 localhost.localdomain localhost # Tambahkan ini 127.0.0.1 belajar.lan
Oh ya, mengedit berkas tersebut harus sebagai root.
Persiapan Web Server
Pastikan sudah ada XAMPP terpasang dengan betul, mestinya di laci /opt/lampp. Untuk Moodle, PHP perlu disesuaikan dengan mengedit mengedit /opt/lampp/etc/php.ini, dan mengubah beberapa baris aturan :
;** Matikan register_globals untuk keamanan register_globals = Off ;** Naikkan harga upload_max_size dan post_max_size dan agar bisa upload file besar (misal untuk Moodle) file_uploads = On upload_max_filesize = 20M post_max_size = 20M
Setelah selesai, cobalah menggunakan browser untuk mengakses http://belajar.lan/xampp. Pastikan itu berhasil.
Persiapan Database
Gunakan PHPMyAdmin sediaan XAMPP, buatlah database baru dengan nama tertentu (misal moodle), dan pastikan user yang berhak mengaksesnya (misal dbadmin, dan password rahasia).
Ekstrasi
Dari terminal, sebagai root, lakukan:
$ su # cd /opt/lampp/htdocs # tar -xzvf /home/user/Download/moodle-weekly-19.tgz
Setelah selesai, anda akan dapatkan laci /opt/lampp/htdocs/moodle. Selanjutnya, kita perlu membuat laci untuk data dan mengatur kepemilikan folder.
# mkdir -p /opt/lampp/moodledata # chown -R nobody:nogroup /opt/lampp/htdocs/moodle # chown -R nobody:nogroup /opt/lampp/moodledata
Inisialisasi
Kini gunakan browser (firefox), tujukan ke http://belajar.lan/moodle.
- Memilih Bahasa, pilihlah bahasa Indonesia (Inggriss juga boleh)
- Moodle akan memeriksa setting web server kita, mestinya akan lulus semua.
- Lalu Moodle menanyakan lokasi situs dan laci. Ini juga mestinya sudah cocok saja.
- Nah ini penting, Moodle menanyakan setting database. Isikan sesuai yang telah kita buat sebelumnya.
- Layar selanjutnya menganjurkan untuk memasang paket bahasa. Iyakan jika anda tersambung ke Internet. Jika tidak, leatkan dulu.
- Proses konfigurasi selesai, lanjutkan sampai muncul layar persetujuan GPL. Well, anda harus setuju. Awas kalau tidak !
- Moodle akan mulai membuatkan database. Pada tampilan, centang pada box “Unattended Operation”, kemudian tekan lanjut.
- Lanjutkan saja terus sampai layar Setup Administrator Account'. Pikirlah masak-masak, lalu isikan datanya.
- Kemudian muncul layar pengaturan halaman depan. Ini juga penting, isikan dengan penuh pertimbangan.
- Terakhir, akan muncul halaman depan situs Moodle. Selamat. Pemasangan selesai.
Kustomisasi Tampilan
Agar moodle kita tampak indah, atau paling tidak lain dari yang lain, kita perlu memberinya theme. Anda bisa membuatnya sendiri, atau mencari yang sesuai selera hati di Internet. Banyak kok yang bebas.
Unduh
Salah satu pusat theme moodle adalah di Moodle:Themes. Di situ sudah ada databasenya, silahkan dipilih-pilih sendiri. Untuk tutorial ini akan dipakai theme "Binary Waves". Setelah diunduh, kita akan punya berkas binary-waves.zip.
Pasang
Paket theme itu harus di-ekstrak ke folder themes moodle. Misal file binary-waves.zip teleh di download ke folder /home/user/Download. Maka sebagai root lakukan:
# cd /opt/lampp/htdocs/moodle/themes # unzip /home/user/Download/binary-waves.zip # chown nobody:nogroup -R binary-waves
Mengaktifkan Theme
Pengaturan selanjutnya dilakukan dari web. Gunakan Firefox, akses ke http://belajar.lan/moodle, dan login sebagai admin. Kemudian :
- Pilih menu "Appearance", lalu sub menu "Theme", lalu sub menu "Theme Selector".
- Akan muncul lauar dengan berbagai theme yang tersedia, salah satunya adalah Binary Waves yang telah dipasang.
- Klik tombol "Choose" pada theme pilihan.
Kustomisasi Bahasa
Selanjutnya kita bisa memasang paket bahasa, Indonesia tentunya. Jika server moodle anda tidak ada di belakang proxy, ada cara otomatis yang sangat mudah, tinggal pilih menu "Language", lalu "Language Packs". Kalau gagal, berikut ini cara manual.
Unduh
Unduh paket bahasa Indonesia dari http://download.moodle.org/lang16/, akan didapat berkas id_utf8.zip.
Pasang
Ekstrak hasil download ke laci lang
# cd /opt/lampp/htdocs/moodle/lang # unzip /home/user/Download/id_utf8.zip # chown nobody:nogroup -R id_utf8
Aktifkan
Kembali ke browser, layar admin moodle
- pilih menu "Language", lalu "Language Settings".
- Atur "Default Language" ke bahasa Indonesia.
- Klik tombol "Save Changes".
Administrasi Pemakai
Administrasi Kursus
Kontributor: Kocil