Dari IgosCenter
Daftar isi |
Pendahuluan
Kebanyakan distribusi Linux mengikuti FHS dan menyatakan itu kebijakan mereka sendiri untuk mempertahankan kepatuhan FHS. Namun, sebagian besar (per 2009) dari distribusi, termasuk yang dikembangkan oleh anggota Free Standar Group, tidak mengikuti standar yang diusulkan sepenuhnya. Ketika FHS diciptakan, UNIX lainnya dan sistem operasi mirip Unix sudah memiliki standar mereka sendiri, khususnya hier tata letak sistem deskripsi file yang telah ada sejak rilis Version 7 Unix (tahun 1979), atau filesystem SunOS, kemudian Solaris filesystem . Sebagai contoh, Mac OS X menggunakan nama lebih panjang seperti / Perpustakaan, / Aplikasi, dan / Pengguna sejalan dengan hirarki direktori tradisional UNIX.
Modern distribusi Linux menyertakan sebuah direktori / sys sebagai filesystem virtual (SYSFS, sebanding dengan / proc, yang merupakan procfs), yang menyimpan dan memungkinkan modifikasi dari perangkat yang terhubung ke sistem, sedangkan UNIX tradisional dan sistem operasi mirip Unix menggunakan / sys sebagai link simbolik ke pohon sumber kernel. Demikian pula, Plan 9 dari Bell Labs termasuk sebuah direktori / net.
Beberapa sistem Linux seperti GoboLinux dan Syllable Server menggunakan pendekatan yang sama sekali berbeda dengan FHS. [1] gambar dari [2]
Sejarah
Proses pengembangan hirarki filesystem standar mulai pada bulan Agustus 1993 dengan upaya untuk merestrukturisasi file dan struktur direktori Linux. The FSSTND (Filesystem Standard), standar hirarki filesystem khusus untuk sistem operasi Linux, dirilis pada 14 Februari 1994. revisi berikutnya yang dirilis pada 9 Oktober 1994 dan 28 Maret 1995.
Pada tahun 1996 awal, tujuan pengembangan versi yang lebih komprehensif untuk mengatasi FSSTND tidak hanya Linux, tetapi sistem Unix-like lainnya diadopsi dengan bantuan anggota komunitas pengembangan BSD. Akibatnya, upaya terpadu dilakukan untuk fokus pada masalah-masalah yang umum untuk sistem Unix-like. Dalam pengakuan ini pelebaran ruang lingkup, nama standar diubah menjadi Filesystem Hierarchy Standard.
File dan Folder
[3]
Berkas komputer atau berkas (Inggris: file) adalah entitas dari data yang disimpan di dalam sistem berkas yang dapat diakses dan diatur oleh pengguna. Sebuah berkas memiliki nama yang unik dalam direktori di mana ia berada. Alamat direktori dimana suatu berkas ditempatkan diistilahkan dengan path.
Nama Berkas
Sistem berkas akan memberikan sebuah nama terhadap sebuah berkas agar dapat dikelola dengan mudah. Meski oleh sistem berkas penamaan dilakukan dengan menggunakan angka-angka biner, sistem operasi dapat menerjemahkan angka-angka biner tersebut menjadi karakter yang mudah dipahami.
Atribut Berkas
Sebuah berkas berisi aliran data (atau data stream) yang berisi sekumpulan data yang saling berkaitan serta atribut berkas (yang bersifat wajib atau opsional), yang kadang-kadang disebut properties yang berisi informasi yang berkaitan dengan berkas yang bersangkutan. Informasi mengenai kapan sebuah berkas dibuat adalah contoh dari atribut berkas.
Ukuran Berkas
Ukuran sebuah berkas umumnya direpresentasikan dalam satuan byte (bita). Jika bilangan terlalu besar untuk direpresentasikan dalam satuan byte, maka dapat menggunakan satuan KiB (Kibibyte, yang berarti 1,024 byte), MiB (Mebibyte, yang berarti 1,048,576 byte), GiB (Gibibyte, yang berarti 1,073,741,824 byte), dan TiB (Tebibyte, yang berarti 1,099,511,627,776 byte), selain tentunya menggunakan satuan KB (kilobyte, yang berarti 1,000 byte), MB (Megabyte, yang berarti 1,000,000 byte), GB (Gigabyte, yang berarti 1,000,000,000 byte), dan TB (Terabyte, yang berarti 1,000,000,000,000 byte).
Dalam mekanisme penyimpanan berkas, komputer akan menyimpan berkas dalam dua jenis ukuran: ukuran fisik dan ukuran logis. Ukuran fisik berkas merujuk kepada ukuran aktual dari berkas, yakni berapa banyak byte yang terdapat di dalam berkas. Sementara ukuran logis merujuk kepada jumlah ruangan yang dialokasikan oleh sistem berkas untuk menempatkan berkas yang bersangkutan di dalam media penyimpanan. Ukuran berkas fisik umumnya lebih besar dibandingkan dengan ukuran berkas logisnya. Sebagai contoh, untuk mengalokasikan berkas berukuran logis 5125 byte, dalam sebuah media penyimpanan yang diformat dengan sistem berkas yang menggunakan ukuran unit alokasi 4096 byte, komputer akan mengalokasikan dua buah unit alokasi, yang berukuran 4096 dan 4096, sehingga menghabiskan 8192 byte. Meski ukuran logis berkas tersebut 5125 byte, komputer mengalokasikan 8192 byte, membuat 3067 byte tidak digunakan (disebut sebagai wasted space atau slack space).
Manajemen Berkas
Berkas komputer secara fisik dapat diatur oleh sistem berkas yang digunakan oleh media penyimpanan di mana berkas disimpan. Secara logis, pengguna membutuhkan sebuah utilitas untuk melakukan manajemen berkas, yang sering disebut sebagai "File Manager", atau manajer berkas. Contoh dari file manager adalah Windows Explorer dalam sistem operasi Windows, Norton Commander, Konqueror (dalam KDE), Nautilus (dalam GNOME), Midnight Commander, dan DOS Shell (dalam sistem operasi DOS).
Struktur Direktori
| Directory | Description |
|---|---|
| / | Primary hierarchy root and root directory of the entire file system hierarchy. |
| /bin/ | binaries that need to be available in single user mode; for all users, e.g., cat (Unix)|cat, ls, cp (Unix)|cp. |
| /boot/ | kernels, initrd; often a separate partition. A separate partition is generally only used when bootloaders are incapable of reading the main filesystem (e.g. SILO does not recognize XFS) or other problems not easily resolvable by users. |
| /dev/ | devices, e.g., :/dev/null. |
| /etc/ | Host-specific system-wide configuration files |
| Configuration files for /opt/. |
| Configuration files for the X Window System, version 11. |
| Configuration files for SGML. |
| Configuration files for XML. |
| /home/ | home directories, containing saved files, personal settings, etc.; normally a separate partition. |
| /lib/ | Libraries essential for the binaries in /bin/ and /sbin/. |
| /media/ | Mount points for removable media such as CD-ROMs (appeared in FHS-2.3). |
| /mnt/ | mounted filesystems. |
| /opt/ | packages |
| /proc/ | filesystem documenting Kernel (computers)|kernel and process (computing)|process status as text files, e.g., uptime, network. In Linux, corresponds to a Procfs mount. |
| /root/ | root user. |
| /sbin/ | Essential system binaries, e.g., init, ip, mount. |
| /srv/ | Site-specific data which is served by the system. |
| /tmp/ | Temporary files (see also /var/tmp). Often not preserved between system reboots. |
| /usr/ | multi-)user utilities and applications. |
| binaries (not needed in single user mode); for all users. |
| include files. |
| Libraries for the binaries in /usr/bin/ and /usr/sbin/. |
| daemons for various network-services. |
| Architecture-independent (shared) data. |
| Source code, e.g., the kernel source code with its header files. |
| X Window System, Version 11, Release 6. |
| Tertiary hierarchy for local data, specific to this host. Typically has further subdirectories, e.g., bin/, lib/, share/.Historically and strictly according to the standard, /usr/local/ is for data that must be stored on the local host (as opposed to /usr/, which may be mounted across a network). Most of the time /usr/local/ is used for installing software/data that are not part of the standard operating system distribution (in such case, /usr/ would only contain software/data that are part of the standard operating system distribution). It is possible that the FHS standard may in the future be changed to reflect this de-facto convention). |
| /var/ | Variable files—files whose content is expected to continually change during normal operation of the system—such as logs, spool files, and temporary e-mail files. Sometimes a separate partition. |
| State information. Persistent data modified by programs as they run, e.g., databases, packaging system metadata, etc. |
| Lock files. Files keeping track of resources currently in use. |
| Log files. Various logs. |
| mailboxes. |
| Information about the running system since last boot, e.g., currently logged-in users and running daemons. |
| Spool for tasks waiting to be processed, e.g., print queues and unread mail. |
| Deprecated location for users' mailboxes. |
| Temporary files to be preserved between reboots. |
| Apache). |
Kontributor: Kocil, Estiyand, Dwiharyanto
