Server Web Apache2
Dari IgosCenter
lihat http://saung.igoscenter.org/Network_Architecture
Daftar isi |
Praktikum: WEB SERVER
Bahan:
- VirtualBox OSE (install dari Ubuntu Software Center atau Synaptic)
- ubuntu-10.04-server-i386.iso
- jaringan (komputer host harus punya IP, gambar dibuat dengan host terhubung LAN)
Tahap:
- install ubuntu-10.04-server-i386.iso di VirtualBox OSE
- tambahakan di storage gambar CD iso ubuntu-10.04-server-i386.iso
- namakan UbuntuServer
- cukup 128M RAM saja
- set network VirtualBox OSE ke Bridge
- tidak pakai proxy
- pilih aplikasi DNS, DHCP, Apache, OpenSSH, Samba
- sampai instalasi selesai, reboot
- remove storage gambar CD ubuntu-10.04-server-i386.iso
Percobaan local server:
- nyalakan UbuntuServer, masukan user, password
- ketik w3m http://localhost
- bila muncul "It works !", berarti Apache2 sudah berjalan di server secara lokal
- ketik q untuk keluar dari w3m http://locahost
Percobaan klien jaringan :
- ketik: sudo ifconfig eth0 up
- ketik: sudo dhclient
- lihat IP yang didapatkan oleh UbuntuServer, misalnya: 192.168.1.20
- pindah ke host (seperti pada gambar), jangan dimatikan VirtualBox OSE
- buka browser, di alamat URL (nanti ganti 192.168.1.20 dengan IP yang didapatkan UbuntuServer) ketik misalnya: http://192.168.1.20
- bila muncul "It works !", berarti Apache2 sudah berjalan di server secara jaringan
Catatan:
- bila menggunakan XAMPP , Apache2 native harus mati, hanya boleh 1 web server di host directory
- keunggulan Apache2 (LAMPP) adalah otomatis hidup saat komputer hidup
- masalahnya direktory skrip disebar dibawah /var tidak mudah dibuat chroot
- keunggulan XAMPP adalah skrip web dan MySQL ada dibawah satu direktory yaitu /opt/xampp , mudah di chroot
- masalahnya XAMPP tidak otomatis, harus penugasan
- bisa coba http://saung.igoscenter.org/XAMPP
Kontributor: Estiyand